Laporan: Fitriadi Prakoso
Pemerintah Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum. Melalui mekanisme Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Pemkab Brebes mendukung pembangunan gedung baru untuk Polres Brebes yang akan difungsikan sebagai rumah tahanan.
Peletakan batu pertama dilakukan di Mapolres Brebes, Selasa (4/11/2025), menandai dimulainya proyek yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam peningkatan infrastruktur pelayanan publik di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dalam sambutannya menyebut pembangunan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol dari pelayanan publik yang modern, profesional, dan humanis. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pembangunan ini adalah wujud kebersamaan. Pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat punya tanggung jawab yang sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Paramitha. Ia juga meminta seluruh pihak menjaga koordinasi dan memastikan setiap tahapan berjalan transparan, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi teknis.
Dalam kesempatan itu, Bupati Paramitha menitipkan pesan kepada kontraktor dan konsultan pengawas agar mengerjakan proyek dengan penuh tanggung jawab dan integritas. “Kita ingin hasil terbaik, bukan hanya indah di atas kertas, tapi juga fungsional dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menegaskan bahwa makna peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memohon doa restu dari semua pihak agar pembangunan berjalan lancar. “Gedung ini hibah dari Pemkab, jadi kami ingin pelaksanaannya penuh makna dan manfaat,” ungkapnya.
Lilik menjelaskan, konsep rumah tahanan yang akan dibangun bukan hanya mengedepankan keamanan, tetapi juga sisi kemanusiaan dan estetika. Ia ingin menghadirkan ruang tahanan yang tidak menakutkan, namun tetap tegas dan manusiawi.
“Ke depan, para tahanan tetap mendapat perlakuan yang berkeadilan dan bermartabat. Negara hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga menjamin hak dan kesejahteraan warganya,” ujarnya.
Kapolres menargetkan, pondasi bangunan dapat terselesaikan pada akhir tahun ini, dan dilanjutkan dengan tahap penyempurnaan pada tahun berikutnya. “Semoga bangunan ini segera berdiri kokoh dan menjadi simbol sinergi antara Pemkab dan Polri dalam pelayanan publik yang lebih baik,” tutupnya. (kun)

